Selasa, 28 April 2020
Ceritake tujuh
Renung
Malam panjang dengan ruang hampa
Tak bersuara meninggalkan sunyi
Tiba - tiba terdengar bunyi
resah, gelisah, rasa yang tak biasa mulai terasa
Kulihat asal bunyi yang kucari
Ternyata pesan yang tak biasa ku dapatkan
Ku tertegun, karna ini sungguh mengejutkan
Ku mulai membukanya dengan perlahan
Perasaan sudah mulai tak terarah
Ku melihat dengan penuh rasa
Ku genggamnya sebuah isi pesan yang mengancam
Sungguh tak kusangka,
Aku mampu untuk mengenggamnya
Berharap pesan ini tak lagi berlaku untukku
Karna ini sebuah angan - angan semu yang tak lagi mampu untuk meluluhkan hatiku
Ceritake enam
bertemu dengannya
sepercik kesalahan dimasa lalu
memberi rasa dan harapan
memutus tali rantaian
keping keping kebahagiaan
memalukan sungguh
mengakui memiliki rasa
namun dia tak sama
andai kau dapat pahami
perasaan lama yang tak pasti
andai kau dapat menunggu
perasaan baru yang menginginkanmu
200418 16:19
Ceritake lima
Luka
luka
memang seperti itu
menyakitkan, menyayat memasuki garis ruang yang tertulis
memang terluka itu pahit
mencekik mencekam membuat menjerit
terbuka karena tersayat
menangis karena merasa terluka
aku yang terluka karena setiap kata
meringis memohon sembuh
menangis karna rapuh
tersedu sedu karna tak mampu menahan perih luka
21 Juni 2018, 22:42
Ceritake empat
Bertemu
tak ku mengerti
betapa sakitnya hati ini
tutur kata menggoreskan luka
kau menyakiti tanpa memahami
kau bertindak tanpa berfikir tepat
seolah olah kau tunjukkan kau tak berahlaq
ini bukan tentang dia
tapi tentangmu yang bertindak tak kenal tuan
bergerak menyerbu tak kenal waktu
kau payah memang,tak berlogika dan tak kenal etika
21 juni 2018 22:54
Ceritake tiga
Cacing yang dimakan semut
Aku seorang cacing yang kesepian
Tak banyak berkutik dan tak karuan
Tapi matahari tak pernah lelah menyinari ku bawah sini
Tanah pun tak pernah melepasku dikegelapan malam
Dia semut bagai seorang kawan
Merayap mematahkan sayap
Menyerbu tak bertumpu
Menggeliti tanpa mengasihi
Dia kawan bagai lawan
Menusuk tak kenal tuan
Mematikan memang cacing yang dimakan semut
00.43 240818
Ceritake dua
Hari ini
Malam yang baru ini
Mungkin akan menjadi malam yang panjang
Panjang untuk layak diperjuangkan
Dia
Dia yang datang tanpa mengenal
Memahami tanpa mengikuti
Dan akhirnya menemui titik temu cerita
Lewat ceritanya ku pahami dia
Dia yang ditakdirkan
Menemani malam panjangku
Disudut ruang tenang dikamar
Dan kini ku rasa ku sudah mulai mengantuk
Disudut kamarku yang sepi dan redup
Ku selipkan doa kecilku untukmu yang sedang menungguku datang dalam mimpi indahmu
Ceritake satu
Cerita di desa
Datang menjemput dengan pesona memikat
Dia yang merendu tak membuat sendu
Membuat sendu menjadi rindu
Sungguh tak ku kira
Dia datang dengan begitu dekat
Mendekatkan dirinya dengan diriku
Dalam percakapan senja mengenai masa depanku dan masa depannya yang akan menjadi satu dengan teriringi rintik hujan yang menutupi jalan kami kembali
Kembali untuk menerima takdirnya dan takdirku
Ditempat dimana aku dengannya tak kan pernah menjadi satu dan menyatu dalam satu takdirmu
Tolong rubah takdirku...
satukan takdirnya untuk menjadi bagian dari takdirku
Karna dengannya seakan akan menjadi satu
Satu takdirnya dan satu takdirku bermuara kepada satu takdirmu di dalam ridhamu.
8feb2019 19.24
Langganan:
Komentar (Atom)